MODERASI ISLAM : ISLAM NUSANTARA

             Tanggal 5 November 2021, kami mahasiswa KPI 1D UiIN SATU Tulungagung kembali melaksanakan perkuliahan mata kuliah Moderassi Islam dan seperti hari hari sebelumnya, perkuliahan di isi dengan presentasi dari kelompok yang berpasangan sudah tiba dan pada saat itu tema yang diangkat adalah Islam nusantara. Pada presentasinya dibahas mulai dari sejarah hingga perkembangannya hingga saat ini.

            Namun, ada perbedaan pada presentasi kali ini di mana dosen kami berhalangan hadir dalam presentasi ini yang diadakan secara berani melalui google meet karena suatu hal. Meskipun demikian presentasi tetap berjalan dengan lancar. Pemateri menjelaskan materinya, kemudian dibukannya sesi tanya jawab dan salig memberi pendapat masing-masing.





            Disebabkan oleh dosen kami yang berhalangan hadir, beliau menugaskan kai untuk membuat 10 pertanyaanyang kemudian dicari jawabannya setelah itu diunggah ke dalam blog ini. Dan saya sudah memilih sepuluh pertanyaan yang menurut saya relevan dengan materi islam nusantra dari pemateri berikut penjelasannya, antara lain :

1.    Apa maksud terbentuknya Islam Nusantara?

Jawaban : konsep Islam Nusantara dimaksudkan agar tetap menjadikan kebudayaan atau tradisi setempat sebagai alat untuk mendalami Islam dan tetap pada batas batas dimana. Tuhan tidak marah atau tidak sampai menyentuh rana yang diharamkan karena menganggap budaya adalah hasil ijtihad yang dipertahankan dan itu merupakan bagian dari agama. Maka dari itu, sekiranya tujuan pendidikan agama secara umum itu dipoles dengan konten dan pendekatan yang sesuai karakter peserta didik yang akan menerima perlakuan pembelajaran agama tersebut.

2.      Kapan munculnya istilah Islam Nusantara?

Jawaban : Islam Nusantara, istilah ini mulai populer dimulai sejak peralihan dari abad ke-20 ke abad ke-21 sebagai respons terhadap gerakan Islam trans-nasional. Ide tentang Islam Nusantara adalah wujud dari semangat penyebaran Islam. Pada dasarnya, Islam dapat dilihat dari dua sisi yaitu universal dan lokal.Sisi Universal dari Islam adalah ajaran yang permanen,tidak boleh berubah dan tidak akan berubah yaitu akidah dan ibadah.

3.  Bagaimana karakteristik islam nusantara?

Jawaban : Ciri utama dari Islam Nusantara adalah tawasut (moderat), rahmah (pengasih), anti-radikal, inklusif dan toleran. Dalam hubungannya dengan budaya lokal, Islam Nusantara menggunakan pendekatan budaya yang simpatik dalam menjalankan syiar Islam; ia tidak menghancurkan, merusak, atau membasmi budaya asli, tetapi sebaliknya, merangkul, menghormati, memelihara, serta melestarikan budaya lokal. Salah satu ciri utama dari Islam Nusantara adalah mempertimbangkan unsur budaya Indonesia dalam merumuskan fikih.

4.  Apa hukum Islam Nusantara?

Jawaban : Hukum Islam Nusantara adalah hukum Islam yang berkait-berkelindan dengan hukum adat dan budaya setempat.

5.  Apa potensi Islam Nusantara ?

Jawaban : Potensi dari adanya Islam Nusantra sudah terbukti dari dahulu antara lain adalah masuknya agama islam ke-Indonesia dengan cara yang damai (bukan peperangan) serta menjaga kebudayaan dan adat istiadat yang sudah ada di Nusantara kala itu. Namun, apabila ada kebudyaan yang nelenceng dari kaidah islam maka budaya tersebut harus dimodifikasi agar tetap sejalan dengan kaidah-kaidah Islam.

6. Jelaskan mengapa Islam Nusantara menimbulkan Pro dan Kontra !

Jawaban : Pro dan kontra soal Islam Nusantara juga terjadi di media sosial. Pihak yang pro berjuang keras menggunakan penalarannya dalam beragumentasi agar Islam Nusantara dapat diterima semua kalangan. Semantara pihak yang kontra berusaha menyerang dan mematahkan semua argumen yang dibangun pihak pro Islam Nusantara. Tuduhan pihak kontra terasa agak ambigu dengan mencurigai gagasan Islam Nusantara merupakan produk Barat. Pihak kontra meyakini bahwa Islam itu hanya satu, yaitu Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Islam tidak bisa diberikan julukan berdasarkan metode pendekatan maupun kawasan seperti Islam Nusantara. Islam dengan ciri khas seperti Islam Nusantara dipandang negatif dan diyakini hal itu salah. Di mata mereka, kelompok pro Islam Nusantara dianggap sebagai ahli bid’ah, karena berbeda dengan Islam ideal dalam pandangan mereka. Islam Nusantara, menurut mereka, tidak lagi murni karena dimasuki paham dari luar.

Pihak pro, di sisi lain, mendapat dukungan dari para pemikir Muslim. Dalam kesimpulan mereka, Islam memang satu namun ekspresinya beragam. Islam Nusantara menunjukkan ekspresi karakteristik Islam Indonesia yang khas dan tidak dimiliki Islam di belahan bumi lain.

7. Sebutkan beberapa masjid kuno yang menjadi bukti sudah adanya pengaruh islam di Nusantara!

Jawaban :

1. Masjid saka tunggal (1228). Didirikan oleh kyai mustolih di purwokerto.

2.masjid wapauwe (1414). Didirikan oleh pernada jamilu  di maluku utara.

3.masjid ampel (1421). Didirikan oleh sunan ampel di surabaya.

4.masjid agung demak ( 1474). Didirikan oleh raden patah di kesultanan demak bintoro.

5. Masjid sulthan suriansyah(1526). di bangun oleh raja banjar pertama di kalimantan barat.

8. Apakah Islam Nusantara itu masuk kategori sebagai agama baru ?

Jawaban : Islam Nusantara bukan agama baru, bukan juga aliran baru. Islam Nusantara adalah pemikiran yang berlandaskan sejarah Islam masuk ke Indonesia tidak melalui peperangan, tapi kompromi terhadap budaya

9. Siapa saja tokoh yang mengenalkan islam nusantara di Indonesia?

Jawaban : Sunan gresik, sunan ampel, sunan giri, sunan bonang, sunan kalijaga, sunan gunung jati, sunan drajat, sunan kudus, sunan muria (Wali Songo)

10. Apakah perbedaan Islam Nusantara dengan Islam saja ?

Jawaban : Islam Nusantara prinsipnya sama saja dengan nilai nilai keislaman pada umumnya hanya saja penerapannya yang disusaikan dengan mondisi sekitarnya tanpa melepas prinsip utamanya

 

Mungkin cukup ini saja dalam blog kali ini. Ini adalah blog terpanjang saya yang bisanya hanya berisi 3-4 paragraf saja. Namun, apalah arti dari sebuah paragraf jika tidak ada isinya. Akhir kata saya sampaikan terima kasih telah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Semua Diam

Tuai Kritik, Dunia Pesantren Jadi Sorotan

SEJUTA CERITA DI BALIK KKN